Posted on

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus – Dunia tengah menghadap ledakan penderita diabetes. Data terbaru menyebutkan angkanya mencapai 350 juta orang di seluruh dunia, jauh melampaui prediksi Federasi Diabetes International (IDF) yang memproyeksikan bakal ada 285 juta penduduk dunia yang bakal  diserang  penyakit diabetes.

 

Walaupun para dokter spesialis setuju penyakit diabetes mellitus adalah masalah kesehatan paling besar di abad 21, nyatanya masih banyak orang yang mengangkat bahu|orang banyak yang tak tahu} saat ditanya mengenai kemungkinan terjangkit penyakit diabetes. Karena gejalanya tak terlalu nampak, Banyak yang mengira penyakit ini muncul disebabkan karena terlalu banyak mengasup makanan terlalu manis.

 

Padahal, menurut dr.Budiman Darmowidjojo, Sp.PD, penyakit ini tidak ada hubungannya dengan banyak makanan yang manis.  Seseorang akan terjangkit diabetes mellitus ketika tubuhnya tidak cukup menghasilkan insulin atau tidak menggunakan insulin yang diproduksi dengan pas. “Tidak kalau penyakit diabetes terjadi disebabkan oleh kebanyakan mengkonsumsi makanan yang terlalu manis,” katanya.

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

Faktor yang menyebabkan semakin bertambahnya jumlah penderita penyakit ini adalah disebabkan adanya perubahan pola makan menjadi tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik.  Keterkaitan penyakit diabetes mellitus dengan gula mungkin berpangkal dari kenyataan penderita penyakit diabetes mellitus mesti mengurangi asupan gula mereka.

 

“Yang harus ditekan seharusnya tak hanya gula, akan tetapi total kalori karena sebagian besar yang kita makan untuk dijadikan energi akan diubah menjadi glukosa. Pada penderita penyakit ini, gaya hidup dan pola makan yang tidak terkendali bisa meningkatkan kadar glukosa,” papar dokter dari Divisi Endokrinologi dan Metabolisme Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Jakarta.

 

Pada orang yang tak punya  penyakit ini, glukosa secara otomatis diserap oleh sel-sel.  Tubuh menggunakan insulin yang dihasilkan oleh sel B pankreas untuk membuka reseptor sel hingga glukosa bisa terserap. Akan tetapi pada orang yang terserang diabetes mellitus, terjadi resistensi insulin hingga gula darah tidak bisa terserap.

 

Gula darah yang tak bisa terserap ini terkumpul di dalam aliran darah dan dalam jangka panjang bisa menyebabkan komplikasi. “Sebenarnya yang berbahaya bukan tingginya gula darah, tetapi komplikasi yang ditimbulkannya,” imbuhnya.

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

Komplikasi Yang Mungkin Terjadi Akibat Diabetes Mellitus

Penyakit Diabetes Mellitus merupakan masalah pada tubuh yang tidak terlalu terlihat gejala awalnya namun akhirnya bakal menjadi bencana. Masalah kesehatan yang semakin umum ditemui ini setiap tahunnya membunuh tiga juta orang di seluruh dunia.

 

Masih menurut dr.Budiman, yang jadi penyebab kematian pasien diabetes diabetes mellitus sebenarnya bukan karena penyakit itu sendiri akan tetapi komplikasinya. “Hampir 40% meninggal disebabkan karena penyakit jantung, sisanya disebabkan gagal ginjal, penyakit stroke, atau penyakit kanker,” papar ketua Jakarta Diabetes Meeting.

Komplikasi yang bisa {ditimbulkan karena|muncul disebabkan oleh|terjadi karena disebabkan oleh penyakit ini, ada yang akut, seperti hipoglikemi (gula darah terlalu rendah) atau hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi), atau komplikasi kronik.

 

“Komplikasi kronik sendiri ada yang memengaruhi pembuluh darah besar seperti penyakit jantung koroner atau stroke, atau yang memengaruhi pembuluh darah kecil hingga pasien menderita gangguan saraf, ginjal, impotensi, atau kebutaan,” paparnya.

 

Kandungan gula darah yang terlalu tinggi, terang Budiman, juga bakal mengacaukan sistem hormonal sehingga kadar hormon tertentu meningkat drastis yang berakibat pada tensi darah naik sehat. Ini artinya makan dengan pola makan sehat yang terfokus pada buah-buahan dan sayuran.

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa untuk setiap kelebihan 40 gram lemak yang Kita konsumsi setiap hari, resiko untuk diserang penyakit diabetes mellitus meningkat menjadi tiga kali lipat. Dan kalau Anda sudah didiagnosis menderita diabetes, Anda berpeluang besar mengalami komplikasi.

 

“Hal ini terjadi karena lemak tubuh membuat sel-sel menolak insulin,” kata Frank Q.Nittal, M.D, dalam laporan yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology.

 

Sementara itu orang yang terkena terkena penyakit diabetes mellitus disarankan untuk makan setiap empat atau 5 jam dengan porsi kecil. “Yang penting adalah mengendalikan kalori total,” kata Budiman. Kendati demikian pasien diabetes mellitus tetap disarankan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi gula. Kebutuhan akan makanan yang manis ini bisa dipenuhi dengan pemanis buatan rendah kalori.

 

Hingga Saat ini belum ada obat untuk mengobati diabetes mellitus. Oleh sebab itu sayangi diri Anda dengan melakukan gaya hidup yang sehat, yang meliputi pola makan, olahraga, istirahat, dan menjauhi stres. Pada penderita penyakit diabetes mellitus pun gaya hidup yang sehat akan mengendalikan gula darah selalu stabil hingga penyakit diabetes mellitus ini dapat dikontrol.

Untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, anda bisa mencoba obat herbal KENDIAB, KAPSUL KULIT MANGGIS DAN KAPSUL DAUN SIRSAK

Informasi dan pemesanan Obat Herbal untuk DIABETES hubungi 081511194344 atau kunjungi toko kami yang beralamat di jalan Wijaya Timur VI No.9 RT 010 RW 02 Petogoan Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170

TEKAN GAMBAR DIBAWAH INI AGAR LANGSUNG TERHUBUNG DENGAN KAMI

Penyebab Dan Gejala Diabetes Insipidus

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *