Posted on

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes – Penderita diabetes tiap tahunnya mengalami peningkatan. Data paling baru menyebutkan saat ini orang yang menderita diabetes mencapai 350 juta orang di seluruh dunia, jauh melebihi prediksi Federasi Diabetes International (IDF) yang memperkirakan bakal ada 285 juta penduduk bumi yang akan  terjangkit  penyakit diabetes.

 

Walaupun para dokter ahli sepakat penyakit diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan terbesar saat ini, ternyata masih banyak yang tak tahu|orang banyak yang tidak tahu} jika ditanya mengenai kemungkinan menderita penyakit diabetes. Selain karena ciri awal memang tak terlalu nampak, Cukup banyak yang masih mengira diabetes mellitus terjadi disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan terlalu manis.

 

Padahal, menurut dr.Budiman Darmowidjojo, Sp.PD, penyakit diabetes mellitus tidak berhubungan dengan terlalu banyak makan gula.  Orang bisa didiagnosis penyakit diabetes mellitus jika tubuhnya tidak cukup menghasilkan insulin atau tidak mempergunakan insulin yang ada dengan tepat. “Tak tepat bila penyakit ini terjadi disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis,” katanya.

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Faktor yang menyebabkan semakin tingginya jumlah penderita penyakit diabetes adalah disebabkan karena perubahan pola makan menjadi tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik.  Keterkaitan penyakit diabetes mellitus dengan gula mungkin berpangkal dari kenyataan penderita penyakit ini harus mengurangi konsumsi gula mereka.

 

“Yang wajib ditekan sebenarnya bukan hanya gula, tetapi total kalori sebab sebagian besar yang kita makan untuk dijadikan tenaga akan berubah menjadi glukosa. Pada penderita diabetes mellitus, gaya hidup dan pola makan yang tidak terkendali akan menambah jumlah glukosa,” papar dokter dari Divisi Endokrinologi dan Metabolisme Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Jakarta.

 

Pada orang sehat, glukosa otomatis terserap oleh sel-sel.  Tubuh mempergunakan insulin yang dihasilkan oleh sel B pankreas untuk membuka reseptor sel sehingga glukosa dapat diserap. Akan tetapi pada orang yang menderita penyakit diabetes, terjadi resistensi insulin hingga gula darah tidak dapat masuk.

 

Gula yang berlebih ini terakumulasi di dalam pembuluh darah dan dalam waktu lama bisa mengakibatkan komplikasi. “Sebenarnya yang bahaya bukan gula darah yang tinggi, akan tetapi komplikasi yang ditimbulkannya,” imbuhnya.

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Komplikasi Yang Mungkin Terjadi Akibat Penyakit Ini

Penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang menyerang diam-diam namun pada akhirnya akan menjadi bencana. Penyakit yang makin umum ditemui ini setiap tahunnya membunuh tiga juta orang di seluruh dunia.

 

Menurut dr.Budiman, kematian pasien penyakit ini sebenarnya bukan karena penyakit itu sendiri tetapi komplikasinya. “40% meninggal disebabkan karena serangan jantung, sisanya disebabkan gagal ginjal, stroke, atau kanker,” papar ketua Jakarta Diabetes Meeting.

Komplikasi yang bisa {ditimbulkan oleh|muncul karena|terjadi karena diabetes mellitus, ada yang akut, seperti hipoglikemi (gula darah terlalu rendah) atau hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi), atau komplikasi kronik.

 

“Komplikasi kronik sendiri ada yang memengaruhi pembuluh darah besar seperti penyakit jantung koroner atau stroke, atau yang memengaruhi pembuluh darah kecil hingga penderita terkena gangguan saraf, ginjal, impotensi, atau kebutaan,” paparnya.

 

Kandungan gula darah yang tinggi, terang Budiman, juga bisa mengacaukan kerja hormonal sehingga jumlah hormon tertentu meningkat yang mengakibatkan tekanan darah naik sehat. Ini berarti makan dengan pola makan sehat yang terfokus pada buah-buahan dan sayuran.

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa untuk setiap kelebihan 40 gr lemak yang Kita konsumsi dalam sehari, resiko untuk menderita penyakit diabetes meningkat tiga kali lipat. Dan bila Anda sudah menderita penyakit ini, Anda berpeluang besar mengalami komplikasi.

 

“Hal ini terjadi karena lemak tubuh membuat sel-sel menolak insulin,” kata Frank Q.Nittal, M.D, dalam laporan yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology.

 

Sementara orang yang terjangkit menderita penyakit diabetes mellitus diharuskan untuk makan setiap 4 atau 5 jam dengan porsi kecil. “Yang penting adalah mengontrol kalori total,” kata Budiman. Kendati demikian orang yang terjangkit diabetes mellitus tetap disarankan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi gula. Kebutuhan akan makanan yang manis ini dapat dipenuhi dengan pemanis buatan rendah kalori.

 

Sampai Saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati penyakit ini. Oleh sebab itu sayangi diri Anda dengan menjalani gaya hidup yang sehat, yang meliputi pola makan, olahraga, istirahat, dan menghindari stres. Pada penderita penyakit ini pun gaya hidup yang sehat dapat mengendalikan gula darah tetap stabil hingga penyakit ini ini bisa dikontrol.

Untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, anda bisa mencoba obat herbal KENDIAB, KAPSUL KULIT MANGGIS DAN KAPSUL DAUN SIRSAK

Informasi dan pemesanan Obat Herbal untuk DIABETES hubungi 081511194344 atau kunjungi toko kami yang beralamat di jalan Wijaya Timur VI No.9 RT 010 RW 02 Petogoan Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170

TEKAN GAMBAR DIBAWAH INI AGAR LANGSUNG TERHUBUNG DENGAN KAMI

Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *